Rss Feed Facebook Twitter Google Plus

post:


Rabu, 30 Mei 2012

Simulasi Press Conference PRO


Selasa, 28 mei 2012 tepatnya di depan interaktif center fakultas ilmu social dan humaniora, public relation oriented (PRO) mengadakan simulasi press conference dengan mengangkat dua tema besar yaitu kasus PT Sukhoi Aviation Holding company yang harus memberikan klarifikasi terkait hilangnya salah satu pesawat mereka yang sedang melakukan join fligh dengan membawa beberapa wartawan dan pebisnis Indonesia. Pada simulasi press conference kali ini, di pihak management sukhoi ada saudari beserta timnya sedangkan di kubu para wartawan ada saudara rian dan timnya.
Sementara itu pada sesi kedua press conference, pembahasan berpindah ke pembahasan PT Nisan Holding Company yang sempat mendapat kritikan pedas dari salah satu konsumen atas tuduhan penipuan, yang mana nisan mengiklankan bahan bakar pada produk barunya ini lebih irit sampai berapa kilometer, namun pada kenyatanya produk nisan ini sangat jauh dari yang dijanjikan. Pada sesi kedua pihak manajemen PT Nisan diwakili oleh saudari Uut dan timnya sedangkan pada pihak wartawan ada saudari Elok dan juga timnya.
Pada simulasi ini, sebuah kamera handycam dipasang untuk merekam acara, dan juga disambungkam ke sebuah proyektor yang ada di luar ruang press conference, sehingga tak jarang para mahasiswa berdatangan untuk melihat, dan banyak pula yang menyangka itu sebuah press conferene sungguhan,

Read more

Kamis, 03 Mei 2012

MAKRAB PRO

semangat pro.,!!!

RINCIAN ANGGARAN DANA MAKRAB PUBLIC REATION ORIENTED (PRO) 
2011/2012
A. PENGELUARAN
NO BARANG QUANTI @ TOTAL
1 TENDA 8 BUAH RP 20.000,00 RP 160.000,00
2 GAS 3 RP 4.000,00 RP 12.000,00
3 KAYU RP 30.000,00
4 JAGUNG RP 50.000,00
5 GULA RP 30.000,00
6 TEH RP 30.000,00
7 KOPI RP 30.000,00
8 NASI KOTAK (2X MAKAN) 40 KOTAK Rp 5.000,00 RP 400.000,00
9 P3K RP 20.000,00
10 LAMPU BADAI 3 Rp 3.000,00 RP 10.000,00
11 AQUA GELAS 2 DUS Rp 24.000,00 RP 48.000,00
12 ISI ULANG RP 4.000,00
13 SAUS + BLUEBAND RP 30.000,00
14 TRANSPORT RP 400.000,00
TOTAL RP 994.000,00

B. PEMASUKAN
• Biaya partisipasi peserta : @ Rp 30.000,00
Jumlah peserta : 40 orang
Total pemasukan : Rp 1.200.000,00
C. LAIN-LAIN
• Dana tak Terduga = Rp 1.200.000,00 - RP 994.000,00
= RP 206.000,00

PERLENGKAPAN MAKRAB
PUBLIC REATION ORIENTED (PRO)
2011/2012

NO PERALATAN KETERANGAN
1 KOMPOR 1. AMIN
2. ?3. ?
2 GALON JOO
3 PANCI ?
4 TIKAR ?
5 EMBER JOO
6 PIRING @ PESERTA
7 GELAS @ PESERTA
8 MIE INSTAN @ PESERTA
9 SNACK @ PESERTA
10 SENTER @ PESERTA

SUSUNAN ACARA MAKRAB
PUBLIC REATION ORIENTED (PRO)
2011/2012
NO HARI/TANGGAL WAKTU KEGIATAN
1 SABTU/12 MEI 2012 13.00-14.00 PERSIAPAN
2 SABTU/12 MEI 2012 14.00-15.30 BERANGKAT KE LOKASI
3 SABTU/12 MEI 2012 15.30-17.00 PERSIAPAN MAKRAB
4 SABTU/12 MEI 2012 17.00-18.30 ISHOMA
5 SABTU/12 MEI 2012 18.30-19.30 PERSIAPAN API UNGGUN
6 SABTU/12 MEI 2012 19.30-22.00 ACARA INTI
7 SABTU/12 MEI 2012 22.00-05.00 TIDUR
8 MINGGU/13MEI 2012 05.00-06.00 SHOMA
9 MINGGU/13 MEI 2012 06.00-07.00 GERAKAN BERSIH PANTAI
10 MINGGU/13 MEI 2012 07.00-09.00 OUT BOUND
11 MINGGU/13 MEI 2012 09.00-09.30 MAKAN
12 MINGGU/13 MEI 2012 09.30-11.00 PERSIAPAN PULANG
13 MINGGU/13 MEI 2012 11.00-13.00 PULANG

bagi yg ingin berkomentar, bertanya, dsb, akan ditampung dan di musyawarhkan setelah rapat sosialisasi pro (selasa/24 april 2012),.


Read more

Diskusi Part III "PR Sepak Bola"

PR SEPAKBOLA
Kamis, 26 April 2012 PRO kembali menggelar diskusi bulanan internal. Kali ini tugas divisi media relations yang menyiapkan materi. Bertempat di ruang PRO, ide yang diangkat oleh divisi media relations yaitu Peran PR dalam Dunia Persepakbolaan di Indonesia. Tampil sebagai penyaji Irhaz B mengemukakan bahwa menurut tim Asian Football Confederations (AFC) persyaratan untuk mengikuti Asian Championship League (ACL) yakni harus memenuhi 5 aspek, antara lain : aspek legal, aspek finansial, aspek infrastruktur, aspek personel, dan aspek pembinaan usia dini. Maka dari itu, diperlukan PR untuk melakukan tugas-tugas tersebut. Menurutnya akan memberatkan apabila tugas tersebut dilakukan hanya oleh manager saja. “Manager tugasnya di dalam, sedangkan PR di luar,”kata Irhaz. 
Hal ini menambah peluang bagi seorang PR bahwa PR tidak hanya di perusahaan, melainkan dunia persepakbolaan juga membutuhkan seorang PR. “Persepakbolaan di Indonesia perlu pengelolaan secara profesional layaknya perusahaan,”sepakat Mufid dalam diskusinya. Nantinya PR sepakbola akan menjalankan tiga peran, yaitu : sebagai media officer, sebagai media relations, dan sebagai pengemas klub. Salah satu tugas sebagai media officer yakni membuat media report press release yang berisi skor pertandingan, jumlah kartu kuning dan kartu merah yang dikeluarkan, dll. Tugas sebagai media relations yakni menjalin hubungan baik dengan wartawan,dll.
“Ada korelasi antara PR dengan manager sehingga peran PR dapat dilakukan oleh manager itu sendiri ataupun asisten manager,”kata Paskah berpendapat. Ia melanjutkan bahwa divisi yang terlalu besar akan memakan banyak biaya.
Lain dengan Ryan, “Antara PR dengan manager harus dipisah. Hal ini agar tidak ada miss persepsi diantara keduanya,”ungkapnya. Ina menengahi bahwa antara pemisahan maupun penyatuan PR dengan manager ada positif dan negatifnya. “Semua punya kelebihan dan kekurangan, saat dipisah setiap divisi bisa lebih fokus pada tugasnya, sehingga tidak tumpang tindih antara tugas manager dan PR,”akunya.
Tugas yang tidak mudah bagi PR sepakbola di Indonesia membawa klub maju ke ajang ACL. Di mana hingga waktu yang ditentukan belum satu pun klub yang memenuhi syarat. Misalnya saja agar memenuhi syarat aspek legal, klub harus berbadan hukum komersial atau berbentuk Perseroan Terbatas (PT). Secara aspek finansial, klub harus memiliki laporan keuangan yang diaudit. “Maka, sebelum masuk klub sepakbola, calon PR harus mengerti dan memahami karakteristik dari klub maupun suporter seperti apa agar bisa membawa klub menjadi lebih maju,”tutup Irhaz. #(Media Relations)
Read more

Diskusi Part II "LION AIR"


"Sebagai seorang Public Relation (PR) janganlah kita asal sesumbar tentang masalah dalam perusahaan kita, biarkan kasus itu beredar terlebih dahulu dikhalayak seraya kita menyiapkan langkah penyelesaiannya", demikian disampaikan Abdul Salammin Fadlillah mengawali tanggapannya dalam diskusi bulanan PRO bertema "Bagaimana Seorang PR Menjalin Hubungan Baik dengan Perusahaan", Kamis (15/3).

Dengan mengangkat kasus LION AIR, acara yang berlangsung sekitar 1 jam ini berlangsung santai namun serius. Meski hanya diikuti oleh segelintir anggota PRO, para peserta tetap aktif dan antusias.

Dalam menanggapi kasus tentang citra buruk LION AIR yang dipelesetkan menjadi "Late Is Our Name" ini, masing-masing pesertapun memiliki pandangan yang berbeda. "Kalau saya sebagai konsumen, akan pindah ke maskapai lain alias pindah ke lain hati", kata Johan Saputro.

"Menurut saya, konsumen tentu tak akan pindah maskapai begitu saja, karena jika konsumen itu adalah pelanggan tentunya mereka mempunyai loyalitas terhadapa LION",jawab Amin menanggapi.

"Untuk mengatasi kasus LION ini mungkin lebih baik untuk mengadakan perbaikan sembari berjalan, sehingga konsumen khususnya pelanggan LION bisa merasakan langsung perbaikan yang dilakukan LION dalam upaya memulihkan diri" tandas Amin mengakhiri pendapatnya dipenghujung diskusi.
Read more

“Coffee Morning dan Obrolan Penulisan”


“Alhamdulillahhirobbil ‘alamin kita dapat berkumpul mengikuti perkuliahan umum ini dengan suasana yang berbeda, lebih santai tak tegang seperti kuliah umum biasanya”. Demikian disampaikan Drs.Abdul Rozak selaku founding father of communication UIN Sunan Kalijaga dalam pembukaan kuliah umum bertema “Mari Menulis, Mari Menginspirasi” bersama Iman Santosa dan Raihul Fadjri, Senin (5/3) yang dilaksanakan di ruang Interaktif Center FISHUM, UIN Sunan Kalijaga. Dengan konsep “Coffee Morning dan Obrolan Penulisan”, acara yang diikuti oleh mahasiswa prodi ilmu komunikasi ini memang berlangsung santai, namun kental dengan wejangan dan ilmu.
“Jangan belajar menulis jika belum punya ide”, kata Iman Budi Santosa mengawali diskusi. Imanpun mengatakan bahwa menulis tak hanya memainkan pikiran untuk menghasilkan ide yang menarik sebagai materi penulisan, namun juga harus memperhatikan aspek bahasa dan empati terhadap orang lain. Karenanya, seorang penulis harus mampu mengendalikan pikiran, ide, dan bahasanya agar tulisannya menjadi terarah sesuai tema yang dipilihnya. “Orang lebih peka terhadap salah cetak daripada salah pikiran”, tegasnya. Maka, publikasi dalam media massa harus diperhatikan sungguh-sungguh agar tidak ada kesalahan yang termuat sehingga mengundang kesalahpahaman pada pembaca.
Selain itu, hadir pula Raihul Fadjri jurnalis dari TEMPO. “Media massa senantiasa membuka pintu bagi penulis luar. Hal ini karena dalam media massa seperti koran, ada beberapa ruang yang bukan menjadi porsi seorang wartawan, misalnya opini. Selain itu, hal ini juga bertujuan untuk mengefisienkan kinerja wartawan”, ungkapnya. Iapun menyampaikan tentang berbagai macam jenis tulisan yang berkaitan dengan rubrik, kinerja seorang wartawan, hingga kiat-kiat khusus guna menghasilkan tulisan yang dapat memnuhi kriteria layak muat dimedia massa.
Dalam kuliah umum kali ini, dilaksanakan pula pelantikan kepengurusan PRO (Public Relations Oriented) yang bergerak dibidang PR dan KOSTRAD yang bergerak dibidang advertising oleh Drs.Bono Setyo, M.Si selaku kaprodi ilmu komunikasi.  Selain itu, diadadakan pula launching komunitas baru “IDEKATA” serta dua buah  buku yang berjudul “Mahasiswa Bicara” karya mahasiswa prodi komunikasi dan “Transformasi Kemanusiaan” karya Drs.Bono Setyo, M.Si yang keduanya digawangi oleh IDEKATA.
Read more